![]() |
| Picture by DapurMamahAisyah |
Kue
cubit merupakan jajanan tradisional anak sekolah yang dahulunya banyak ditemukan
di daerah Jakarta, karena rasanya yang enak membuat jajanan ini cukup populer
hingga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Selain karena rasanya yang
enak, adonannya pun sangat mudah untuk dibuat yaitu campuran antara susu dan
tepung terigu sebagai bahan utama. Jajanan tradisional ini terbilang cukup unik
karena dimasak dengan menggunakan cetakan khusus dan tidak membutuhkan waktu
lama, kue cubit siap dinikmati.
Seiring perkembangan zaman kue cubit kini
semakin susah untuk ditemukan, alasannya karena banyak pedagang kue tradisional
yang beralih menjadi makanan kekinian yang lebih banyak diminati oleh anak-anak
muda. Namun kue cubit masih bisa kita temui di beberapa restoran hingga cafe, bahkan jajanan tradisional ini
sudah dijadikan sebagai dessert dengan rasa yang lebih beragam seperti macha,
red velvet, oreo dan dengan tambahan ice cream sebagai topping.
![]() |
| Picture by DapurMamaAisyah |
Berbicara
soal rasa terkadang makanan pun menyebabkan munculnya opini-opini mengenai penyajian
seperti apa yang enak untuk makanan ini, karena bukan hal yang umum lagi jika
kue cubit memiliki dua cara penyajian, ya. Disajikan dengan adonan kue cubit yang
belum matang sepenuhnya atau disajikan dengan adonan kue cubit yang sudah
matang sepenuhnya. Berdasarkan voting
yang telah dilakukan di media sosial instagram
delapan puluh persen memilih kue cubit setengah matang dan sisanya adalah kue
cubit renyah.
Dinda seorang mahasiswi asal Sukabumi
mengemukakan pendapatnya mengenai cara penyajian kue cubit favoritnya
“Wah aku sih udah pasti tim setengah matang ya,
gak ada alasan khusus tapi menurutku lebih enak aja gitu. Kue cubit kan yang
dicari sensasi setengah matangnya. Kalau dimakan jadi bikin nostalgia zaman SD.”
Berbeda
dengan Dinda, Tyas seorang pelajar di salah satu sekolah kejuruan memberikan
alasannya mengapa ia lebih menyukai kue cubit yang renyah dibandingkan dengan
kue cubit setengah matang.
“Aku
pernah baca berita katanya kue cubit setengah matang itu berbahaya, aku lupa si
kenapa bisa berbahaya cuma ya jadi lebih hati-hati aja. Dan menurutku juga
lebih enak yang renyah jadi bener-bener kaya kue.”
Dilansir dari CNN Indonesia
sebenarnya kue cubit setengah matang tidak berbahaya bagi kesehatan asalkan
kamu langsung memakannya, karena jika didiamkan telur yang terdapat dalam
adonan kue cubit mengandung bakteri salmonella dan jika tidak dimasak atau
dikonsumsi dengan cara yang tepat bisa menyebabkan diare atau muntah-muntah. Berdasarkan
penuturan di atas bisa disimpulkan bahwa kita tetap dapat mengonsumsi kue cubit
setengah matang asalkan kita harus langsung mengonsumsinya saat itu juga
(selagi hangat) selama kita masih dengan aman menikmati sesuatu, penyakit tidak
akan mengancam.
Kamu
tim mana? Setengah matang atau renyah?


Komentar
Posting Komentar